Teman2 karya tulis yang saya share blum sempurna,jadi saya mohon untuk komentar tentang karya tulis yang saya buat........ini dia karya tulis dari sampul,kata pengantar,daftar isi,dan isinya.
Inilah karya tulisku
Kata pengantar dan daftar isi:
KATA
PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Syukur Alhamdulillah kami
ucapkan kehadirat Allah SWT. Atas limpahan rahmat dan karunia-Nya lah
sehingga saya dapat menyelesaikan karya tulis ini, yang berjudul : HANDPHONE DAN PENGARUHNYA TERHADAP PRESTASI DI
SEKOLAH.
Sholawat serta salam tetap tercurahkan kepada junjungan kita nabi besar
Muhammad Saw. Adapun tujuan dari penyusunan karya tulis ini adalah salah
satu tugas Bahasa Indonesia. Dengan terselesaikannya karya tulis
ini, penulis ingin menyampaikan terima kasih semua pihak yang
telah membantu dalam penyusunannya terutama kepada:
1.Orang Tua:
A.ayah :
B.ibu :
2.Ibu Dra.Hj Nasrah,
S.pd,selaku wali kelas.
3.Guru Bidang Studi Ahmad,
S.pd
Saya menyadari bahwa isi
dari karya tulis ini jauh dari sempurna, maka dari itu saya bersedia menerima
kritik dan saran yang membangun dari pembaca. Saya akan menerima semua kritik
dan saran sebagai batu loncatan yang dapat digunakan untuk memperbaiki karya
tulis saya di masa mendatang. Sehingga karya tulis saya berikutnya dapat
diselesaikan dengan hasil yang lebih baik. Dengan karya tulis ini saya
mengharapkan banyak manfaat yang dapat dipetik dan diambil dari karya tulis ini.Semoga
dengan adanya karya tulis ini dapat menambah wawasan bagi kita semua.
makassar, 22
januari 2015
Penulis
Muh.Asri Ikhwal
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.......................................................................................................... i
DAFTAR ISI ....................................................................................................................... ii
BAB 1
PENDAHULUAN
Latar Belakang...................................................................................................................... 1
Tujuan................................................................................................................................... 2
Rumusan Masalah................................................................................................................. 2
Pemilihan Judul..................................................................................................................... 2
BAB II
LANDASAN TEORI
Sejarah dan Perkembangan HP............................................................................................. 3
Dampak Positif dan Negatif HP........................................................................................... 5
Akibat yang ditimbulkan HP ............................................................................................... 7
BAB III
PEMBAHASAN ................................................................................................................ 11
BAB IV
PENUTUP
Kesimpulan.......................................................................................................................... 13
Saran.................................................................................................................................... 13
DAFTAR PUSTAKA......................................................................................................... 15
Isinya sampai penutupnya:
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Di zaman serba teknologi seperti sekarang ini, handphone atau ponsel
bukanlah barang asing bagi siapapun. Bahkan, anak-anak kecil pun sudah banyak
yang bermain dengan handphone. Anak-anak ini sebagai siswa di sekolah, memiliki
kewajiban untuk belajar. Lalu adakah pengaruh handphone terhadap prestasi belajar siswa?
Handphone
adalah tekhnologi yang diciptakan oleh manusia untuk
mempermudah komunikasi. Saat ini handphone sudah beragam macamnya, walau fungsi
utamanya adalah
untuk
menelepon/berbicara jarak jauh, fitur handphone sudah banyak berkembang. Mulai
dari penambahan fitur kamera, MP3, bahkan jaringan internet.
Kemajuan teknologi komunikasi telah banyak memberikan manfaat bagi
kehidupan manusia, secara khusus juga bermanfaat bagi dunia pendidikan terutama
dalam proses pembelajaran, baik dalam proses perencanaan pembelajaran,
pengelolaan pembelajaran serta penilaian pembelajaran. Produk teknologi yang
saat ini lagi marak adalah handphone mampu memperpendek jarak yang jauh, sehingga
dapat saling berkomunikasi pada saat bersamaan dan kapan saja. HP banyak
membantu komunikasi antar individu dan bahkan antar kelompok dengan berbagai
fasilitas layanan yang disediakan jasa telekomunikasi.
Penggunaan HP dalam dunia pendidikan merupakan sebuah permasalahan yang
perlu dikaji secara mendalam karena dalam pikiran kita sepertinya HP hanya
berguna untuk menyampaikan Short Message Service (SMS), mendengarkan musik,
menonton tayangan audiovisual, dan game. Tak ada manfaat yang berarti sehingga
harus dilarang untuk dibawa dan dipergunakan siswa di lingkungan sekolah.
Sebenarnya, HP juga dapat bermanfaat bagi kalangan pelajar jika digunakan untuk
kepentingan belajar. HP yang dapat terhubung dengan layanan internet akan
membantu siswa menemukan informasi yang dapat menopang pengetahuannya di
sekolah. Namun, pada kenyataannya sangat sedikit pelajar yang memanfaatkan pada
sisi ini, HP yang mereka miliki umumnya digunakan untuk sms-an, main game,
dengar musik, nonton tayangan audiovisual, serta facebook-an. Memfungsikan HP
bukan untuk fungsinya, dll. Selanjutnya, ini akan berdampak terhadap
prestasi belajarnya di sekolah.
B. TUJUAN
Penelitian ini dibuat berdasarkan penelitian yang telah peneliti lakukan
beberapa bulan yang lalu, yang paling utama menuntaskan tugas yang telah
diberikan kepada peneliti dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk menambah
nilai-nilai peneliti dan untuk menambah wawasan peneliti.
C. RUMUSAN
MASALAH
Berdasarkan apa yang telah dikemukakan di atas, penulis akan membahas 2
masalah yang timbul yaitu :
Apakah dengan
pemakaian HP dapat menurunkan prestasi siswa ?
Apa sajakah dampak
yang timbul akibat penggunaan HP yang berlebihan?
D. ALASAN
PEMILIHAN JUDUL
Karena penulis sendiri adalah seorang pelajar SMP. Dan penulis sering
melihat teman seumuran penulis sering membawa handphone ketika ke sekolah.
Kasus – kasus siswa kecurian HP , kehilangan itu menjadi peristiwa yang sudah
biasa karena tak lain diakibatkan karena kecerobohan siswa itu sendiri.
Padahal, sekolah telah memperingati beberapa kali untuk tidak membawa HP.
Namun, dari sekian murud SMP kelasVII , VIII dan IX hanya 10 % darinya yang
tidak membawa HP. Mereka juga sering mengutak – atik fitur HP ketika guru
sedang menerangkan pelajaran. Oleh karena itu, penulis sangat tertarik untuk
membahas HP ini dalam hubungannya tentang prestasi siswa di sekolah.
BAB II
LANDASAN TEORI
A.Sejarah & Perkembangan HP
Setiap orang pasti punya handphone kan?.. Sekarang ini anak SD-pun punya
handphone. Kalau bicara perkembangan handphone sepertinya tidak akan
pernah berhenti. Sejarah Perkembangan handphone bermula di awal abad
19, sungguh perjalanan teknologi yang sangat lama. Literatur sejarah
Perkembangan handphone adalah sebagai berikut.
Tahun 1910 adalah permulaan telepon seluler yang ditemukan oleh
Lars Magnus Ericsson (Swedia), pendiri perusahaan Ericsson yang kini di kenal
dengan perusahaan Sony Ericsson dan merupakan bidang bisnis telegraf.
Tahun
1970-an perkembangan telepon mobile di dominasi oleh 3 perusahaan besar
yaitu di Eropa dengan perusahaan Nokia dan perusahaan Motorola-nya.
Teknologi ini mulai digunakan tahun 1970 yang diawali dengan penggunaan
mikroprosesor untuk teknologi komunikasi. Dan pada tahun 1971, jaringan
handphone pertama dibuka di Finlandia bernama ARP. Menyusul kemudian NMT di
Skandinavia pada tahun 1981 dan AMPS pada tahun 1983. Penggunaan teknologi
analog pada generasi pertama menyebabkan banyak keterbatasan yang dimiliki
seperti kapasitas trafik yang kecil, jumlah pelanggan yang dapat ditampung
dalam satu sel sedikit, dan penggunaan spektrum frekuensi yang boros.Di sisi lain, meningkatnya jumlah pelanggan
tidak bisa ditampung generasi pertama. Selain itu, teknologi 1G hanya bisa
melayani komunikasi suara, tidak seperti 2G yang bisa digunakan untuk SMS.
Sejarah GSM diawali dengan diadakannya konferensi pos dan telegraf
di Eropa pada konferensi ini membentuk suatu study group yang bernama Groupe
Special Mobile (GSM) untuk mempelajari dan mengembangkan sistem komunikasi
publik di Eropa. Pada tahun 1989, tugas ini diserahkan kepada European
Telecommunication Standards Institute (ETSI) dan GSM fase I diluncurkan pada
pertengahan 1991.
Pada tahun 1993, sudah ada 36 jaringan GSM di 22 negara. Keunikan GSM
dibanding generasi pertama adalah layanan SMS. SMS atau Short Message Service
adalah layanan dua arah untuk mengirim pesan pendek sebanyak 160 karakter. GSM
yang saat ini digunakan sudah memasuki fase 2.Setelah 2G, lahirlah generasi 2,5
G yang merupakan versi lebih baik dari generasi kedua. Generasi 2,5 ini
mempunyai kemampuan transfer data yang lebih cepat. Yang terkenal dari generasi
ini adalah GPRS (General Packet Radio Service) dan EDGE.
Baru-baru ini, tren komunikasi seluler mulai beralih kepada generasi
berikutnya yang diprediksikan akan menjadi teknologi komunikasi seluler yang
menjanjikan. Generasi 3 atau 3G merupakan teknologi terbaru dalam dunia
seluler. Generasi ini lebih dikenal dengan sebutan UMTS (Universal Mobile
Telecommunication System) atau WCDMA (Wideband – Coded Division Multiple
Access). Kelebihan generasi terbaru ini terletak pada kecepatan transfer data
yang mencapai 384 kbps di luar ruangan dan 2 Mbps untuk aplikasi indoor.Selain
itu, generasi ini dapat menyediakan layanan multimedia seperti internet, video
streaming, video telephony, dan lain-lain dengan lebih baik.
Generasi ketiga ini menggunakan teknologi CDMA yang awalnya muncul
dari teknologi militer Amerika Serikat dan dikhususkan pada standar IS-95.
Beberapa paten pada jaringan-jaringan yang ada sekarang yang berbasis pada
teknologi CDMA dimiliki Qualcomm Inc., sehingga pembuat peralatan membayar
royalti.Teknologi CDMA membuat kapasitas suatu sel menjadi lebih besar
dibanding sistem GSM karena pada sistem CDMA, setiap panggilan komunikasi
memiliki kode-kode tertentu sehingga memungkinkan banyak pelanggan menggunakan
sumber radio yang sama tanpa terjadinya gangguan interferensi dan cross talk.
Sumber radio dalam hal ini adalah frekuensi dan time slot yang disediakan untuk
tiap sel. Sistem komunikasi wireless berbasis CDMA pertama kali digunakan pada
tahun 1995 dan sampai sekarang, CDMA merupakan saingan utama dari sistem GSM di
banyak negara.
Kelebihan utama yang dimiliki generasi ketiga adalah kemampuan transfer
data yang cepat atau memiliki bit rate yang tinggi.Tingginya bit rate yang
dimiliki menyebabkan banyak operator CDMA dapat menyediakan berbagai aplikasi
multimedia yang lebih baik dan bervariasi, dan menjadi daya tarik tersendiri
bagi pelanggan. Bayangkan, hanya dengan sebuah handphone, kita memiliki
fasilitas kamera, video, komputer, stereo dan radio. Selain itu, berbagai
fasilitas hiburan pun bisa dinikmati seperti video klip, keadaan lalu lintas
secara real time, teleconference, bahkan ketika kita duduk di rumah pun, kita
masih bisa melakukan berbagai hal tanpa harus keluar ruangan, seperti mencek
saldo bank, memesan makanan dan lain-lain. Itu semua bukan hal yang mustahil
bagi generasi ketiga.
Demikianlah sejarah Perkembangan handphone terbentuk,
Perkembangan handphone terus berlanjut, Teknologi Handphone akan terus
bergulir, inovasi baru akan terus muncul pada masa-masa yang akan datang.
B. DAMPAK
POSITIF DAN NEGATIF HANDPHONE
Banyak orang percaya bahwa banyak sekali pengaruh handphone terhadap prestasi belajar siswa.
Handphone sendiri atau yang biasa disebut dengan HP ini tentu bukan hal asing
lagi bagi para siswa sekolah. Bila dulu penggunaannya mungkin hanya terbatas
pada siswa sekolah tingkat atas dan universitas, zaman sekarang siswa SD pun
sudah banyak yang memiliki HP.
Tak bisa dipungkiri bahwa handphone memang punya beragam manfaat, tak hanya
bagi orang kantoran atau orang dewasa lainnya, tapi juga bagi para pelajar.
Namun, seiring dengan perkembangan zaman, banyak pula dampak-dampak negatif
handphone yang merugikan para siswa.
Dampak Positif Handphone pada Siswa
Untuk mengetahui lebih jauh apa saja pengaruh handphone terhadap
prestasi belajar siswa, berikut adalah beberapa contoh kegunaan
handphone dari segi positif.
Sebagai alat komunikasi jarak jauh, handphone menjadi andalan siswa
untuk berinteraksi dengan teman-temannya. Hal ini bisa mempermudah siswa untuk
mengkoordinasi teman-temannya bila ingin belajar kelompok atau mengerjakan
tugas bersama.
Handphone diciptakan untuk memudahkan kehidupan, dan sudah terbukti
bahwa hidup siswa pun memang cukup terbantu oleh keberadaan handphone.Misalnya,
di luar jam sekolah, siswa bisa berkomunikasi dengan temannya untuk menanyakan materi
tugas atau PR tanpa harus keluar rumah yang bisa menghabiskan banyak waktu.
Handphone bisa menyimpan suatu data dan mudah dibawa kemana-mana, ini
tentu sangat berguna. Manfaat handphone bagi siswa berdasarkan hal ini
misalnya siswa bisa mencatat materi pelajaran dan bisa
menghapalnya di mana pun dan kapan pun.
Contoh lain, siswa
mencatat beberapa informasi penting dan menyimpannya dalam HP, misal pengumuman
ujian, suatu materi yang ia lihat di sebuah buku di toko buku, dll.
Pengaruh handphone terhadap prestasi belajar siswa tak hanya dalam
bidang pelajaran. Handphone memiliki fitur-fitur hiburan, seperti musik (MP3) atau game. Fitur ini bisa menghibur para siswa yang
mungkin penat saat belajar. Dengan demikian otak siswa akan kembali segar dan
mampu menampung materi pelajaran dengan baik.
Saat ini telah banyak diproduksi handphone berfitur internet. Hal ini
cukup memudahkan para siswa untuk mencariinformasi tentang materi pelajaran lewat internet
yang sudah tersedia di handphone.
Dampak Negatif Handphone pada Siswa
Pengaruh handphone terhadap prestasi belajar siswa memang cukup banyak.
Selain dari segi positif, banyak pula pengaruh negatif handphone yang patut
diwaspadai dan seharusnya dihindari.
Hal negatif handphone yang mungkin paling menonjol adalah fitur
internetnya. Walau memudahkan siswa untuk mencari informasi pelajaran, pada
kenyataannya hampir semua siswa menggunakan fitur ini untuk hiburan semata.
Apakah itu adalah hal yang salah? Tentu saja tidak, asalkan digunakan
sesuai kapasitas. Namun faktanya, cukup banyak prestasi siswa yang menurun
hanya karena terlalu asyik dengan dunia maya yang ada dalam HP, misal asyik
dengan jejaring sosial yang kini sedang marak.
Selain fitur internet, fitur game dalam HP pun cukup mempengaruhi
prestasi belajar siswa di sekolah. Sama seperti internet, game tidak akan merugikan
bila digunakan sesuai aturan dan memiliki batasan. Tapi, umumnya siswa malah
keasyikan bermain game dan lupa untuk belajar.
Hal negatif lain adalah penggunaan handphone di saat ujian. Hal seperti
ini sudah sering sekali ditemukan di sekolah-sekolah Indonesia. Keberadaan
handphone yang digunakan untuk mencontek, mungkin memang akan meningkatkan
nilai ujian, tapi akan sangat memperburuk mental siswa.
Mereka menjadi selalu tergantung pada teman atau pada contekan yang disiapkan di
dalam HP. Bila nilai bagus tidak seiring dengan kecerdasan, hal ini
sangat merugikan sekali, bukan?
Itulah beberapa pengaruh handphone terhadap prestasi belajar siswa, baik
dari segi positif maupun negatif. Handphone memang mempermudah, tapi penggunaannya
pada siswa harus diawasi agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan.
C. AKIBAT YANG
DITIMBULKAN OLEH HANDPHONE
HP adalah alat komunikasi aktif yang universal dan fleksibel. Pada
awalnya merupakan barang mewah, tetapi sekarang sudah bukan lagi. HP telah
menjadi bagian gaya hidup. Tidak hanya orang-orang penting yang memanfaatkan
HP, tetapi orang biasapun telah menggunakan HP. Begitu juga anak- anak sekolah.
Mereka merupakan konsumen terbesar untuk HP. Masalahnya adalah apakah ada pengaruh HP terhadap
prestasi belajar anak?
Jika kita memperhatikan, maka mayoritas anak sekolah mempunyai HP dengan fitur yang lengkap. Berbagai
fasilitas ada di dalam HPnya sehingga mereka dapat melakukan apapun dengan alat
tersebut. Dan, karena keasyikan bermain dengan HP, maka anak lupa akan tugas
dan kewajiban utamanya. Anak-anak lupa belajar!
Setiap saat kita dapat menemui beberapa anak bergerombol dan ber-HP ria.
Mereka begitu riang saat berbicara di HP. Ada juga yang asyik memencet
tombol keyboard-nya untuk menulis sms untuk teman-temannya.
Begitulah keasyikan mereka bermain HP sehingga banyak kegiatan mereka tertunda.
Beberapa akibat yang ditimbulkan oleh keberadaan HP bagi anak-anak adalah:
Mengalihkan
Perhatian
Dalam kenyataannya,
HP berhasil mengalihkan perhatian siswa dari proses pembelajarannya. Mereka
lebih memperhatikan HP daripada semua penjelasan yang diberikan guru.
Tentunya jika
kondisi ini terjadi, maka pengaruh HP terhadap prestasi belajar benar-benar mereka alami. Akibat
terlalu memperhatikan HP, maka penjelasan guru diabaikan. Akibatnya, prestasi
mereka-pun merosot. Ini merupakan salah satu akibat dari pengaruh HP pada
anak-anak
A.Menurunkan
Konsentrasi
Konsentrasi adalah tingkat perhatian kita terhadap sesuatu. Dalam
konteks belajar, berarti tingkat perhatian siswa terhadap
segala penjelasan dan bimbingan belajar sang guru. Seharusnya, seluruh
perhatian siswa diarahkan pada apa yang sedang mereka pelajari, tetapi
seringkali HP menyita sebagian besar waktu mereka.
`Sementara kita
tahu bahwa penjelasan dan bimbingan guru merupakan salah satu cara belajar yang efektif. Jika mereka tidak
memperhatikan, maka mereka telah kehilangan kesempatan untuk mengetahui apa
yang telah mereka pelajari. Akibatnya, saat evaluasi, mereka tidak mempunyai
bekal untuk evaluasi tersebut. Dan, nilai yang didapatkannya pasti rendah.
Nilai rendah yang didapatkan siswa pada saat evaluasi diindikasikan sebagai
proses pembelajaran yang tidak berhasil atau gagal.
B.Melupakan Tugas
dan Kewajiban
HP sebenarnya sangat bermanfaat jika dipergunakan sebagaimana fungsinya.
Tetapi yang terjadi selama ini terjadi, khususnya pada anak-anak adalah
penyalahgunaan HP untuk keperluan lain. Anak-anak asyik
bermain dengan HP dan melupakan tugas kewajiban utamanya.
Mereka tidak lagi
memperhatikan tugas kewajibannya sebab disibukkan oleh HP. Akibatnya, anak tidak menguasai materi belajarnya.
Tidak ada satupun materi yang tersimpan dalam memori otak sebab memang tidak
ada yang dimasukkan ke sana.
Pada saat proses pembelajaran berlangsung, seringkali kita melihat
beberapa siswa bermain HP. Walaupun sudah sering diperingatkan untuk tidak
menggunakan HP saat proses pembelajaran, tetapi pelanggaran tersebut tetap saja
terjadi, mereka sembunyi sembunyi saat melakukannnya. Tidak mungkin kita secara
terus menerus merazia HP mereka.
Dengan bermain HP saat proses pembelajaran berlangsung, itu artinya siswa telah
mengabaikan dan melupakan tugas dan kewajiban utamanya. Hal ini tentu saja tidak
boleh terjadi dan tugas kewajiban guru untuk memperingatkannya.
Tetapi meskipun demikian, peranan guru tidak mungkin membatasi secara
mutlak sebab ada anak yang menggunakan HP tersebut untuk keperluan komunikasi dengan keluarganya. Misalnya jika
mereka harus antar jemput saat bersekolah.
C.Malas Belajar
Anak-anak yang sudah kecanduan HP, maka setiap saat yang dilakukannya
hanyalah bermain HP dan HP. Mereka tidak pernah berpikir pada hal yang lainnya.
Bagi mereka, yang terpenting adalah HP. Jika ke mana-mana tidak ada HP, maka
rasanya tidak lengkap, bahkan ada beberapa anak yang tidak mau
melakukan kegiatan karena tidak punya HP.
Pada saat-saat belajar, anak-anak menghadapi buku dengan dampingan HP.
Pada awalnya HP digunakan untuk mendengar musik untuk menciptakan suasana nyaman,
refreshing pikiran. Tetapi, ketika ada yang mengirim sms atau menelpon, maka
mulai saat itulah mereka berpindah kegiatan. Mereka sibuk dengan kegiatan
barunya dan melupakan kegiatan belajar. Mereka jadi malas untuk belajar dan
asyik bertelpon ria atau bersms ria.
Keberadaan HP memang sangat penting bagi kehidupan di zaman global ini.
Tetapi jika ternyata HP mengganggu proses belajar dan menurunkan prestasi belajar anak, lebih baik mereka tidak diberi
HP. Oleh karena itulah, peranan orang tua, guru dan masyarakat sangat
menentukan keberhasilan kit adalam meminimalisasi pengaruh HP terhadap prestasi
belajar siswa.
D.Mengganggu
Perkembangan Anak
Dengan canggihnya fitur-fitur yang tersedia di hand phone (HP) seperti :
kamera, permainan (games) akan mengganggu siswa dalam menerima pelajaran di
sekolah? Tidak jarang mereka disibukkan dengan menerima panggilan, sms, miscall
dari teman mereka bahkan dari keluarga mereka sendiri. Lebih parah lagi ada
yang menggunakan HP untuk mencontek (curang) dalam ulangan. Bermain game saat
guru menjelaskan pelajaran dan sebagainya. Kalau hal tersebut dibiarkan, maka
generasi yang kita harapkan akan menjadi budak teknologi.
E.Efek
radiasi
Selain berbagai kontroversi di seputar dampak negatif penggunaannya,.
penggunaan HP juga berakibat buruk terhadap kesehatan, ada baiknya siswa lebih
hati-hati dan bijaksana dalam menggunakan atau memilih HP, khususnya bagi
pelajar anak-anak. Jika memang tidak terlalu diperlukan, sebaiknya anak-anak
jangan dulu diberi
kesempatan
menggunakan HP secara permanen.
Rawan terhadap
tindak kejahatan
Sangat berpotensi
mempengaruhi sikap dan perilaku siswa.
Jika tidak ada
kontrol dari guru dan orang tua. HP bisa digunakan untuk menyebarkan
gambar-gambar yang mengandung unsur porno dan sebagainya yang sama sekali tidak
layak dilihat seorang pelajar.
F.Pemborosan
Dengan mempunyai HP, maka pengeluaran kita akan bertambah, apalagi kalau
HP hanya digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat maka hanya akan menjadi
pemborosan yang saja.
G.Meningkatnya
video porno dan kata-kata yang tidak senonoh
Akibat yang sangat berbahaya oleh siswa adalah penggunaan HP dengan tujuan
yang menyimpang seperti mengisi video porno ke dalam HP dan menggunakan
kata-kata yang tidak senonoh. Tak sedikit pelajar yang ketahuan menyimpan video
dan foto yang tidak senonoh di HP mereka. Di samping itu juga HP digunakan
untuk tukar-tukaran jawaban ujian.
Dampak negatif HP biasanya ditemukan pada HP yang cukup canggih yang
memiliki fitur kamera, internet, dan bluetooth yang memudahkan pengguna HP
untuk menyimpan dan sharing data-data yang tidak sepatutnya untuk disimpan.
Untuk itu, diperlukan solusi untuk memecahkan masalah tersebut agar siswa
(generasi muda) tidak rusak moralnya hanya karena kecanggihan teknologi seperti
HP. Jadi, langkah-langkah yang harus dilakukan adalah mencari kesibukan dan
fokus terhadap kesibukan kita. Sehingga, siswa tidak hanya menyibukkan diri
dengan HP saja. Serta siswa memanfaatkan HP dengan baik dan seperlunya saja.
Sehingga, siswa dapat menghindari komunikasi yang sia-sia dan membuang-buang
waktu dan biaya. Yang terpenting, siswa juga mampu meningkatkan keimanan dan
ketaqwaan serta mempertahankannya.
Pengaruh handphone terhadap prestasi belajar siswa ternyata juga bisa
buruk. Hal ini dicontohkan dengan siswa yang mungkin malah keasyikan telepon atau SMS dengan teman/pacar sehingga
mereka lupa untuk belajar. Mereka merasa bebas untuk menelepon atau SMS.
Berbeda bila menggunakan telepon rumah, yang penggunaannya dikontrol ketat oleh
orang tua.
Fitur hiburan pada handphone juga bisa menurunkan prestasi belajar
siswa. Misalnya MP3, siswa bisa saja lebih suka bersantai dengan mendengarkan
lagu ketimbang harusbelajar. Selain MP3, ada game yang juga bisa
membuat siswa lebih suka menuntaskan bermain game daripada menuntaskan tugas
sekolah.
Fitur internet pada handphone memang bisa memberikan pengaruh baik, tapi
bila tidak digunakan secara bijak, hal ini bisa saja malah menurunkan prestasi belajar siswa. Kemudahan siswa
untuk bisa memperoleh info apa saja, bisa membuat siswa terlena oleh dunia
maya. Apalagi saat ini banyak beredar jejaring sosial, hal ini bisa membuat
siswa lebih suka menghabiskan waktu untuk mengutak-atik handphone daripada
belajar.
Handphone bukan sekedar kebutuhan, tapi sudah menjadi gaya hidup.
Bahkan, ada anggapan kalau tidak punya handphone, maka akan dicap sebagai orang
kampungan. Hal seperti ini bisa mempengaruhi mental siswa. Mereka akan
lebih memikirkan gaya hidup daripada memikirkan kegunaan handphone
itu sendiri, mereka tidak fokus dalam belajar karena lebih mementingkan gaya
hidup pergaulan.
Pengaruh handphone terhadap prestasi belajar siswa yang lain adalah
siswa menjadi lebih mengandalkan handphone daripada harus belajar. Contohnya,
saat ujian, siswa bisa mencontek atau menanyakan jawaban pada teman lewat
handphone (dengan SMS). Tentu akan mengurangi minat siswa dalam belajar karena
berpikir kalau mereka pasti bisa melewati ujian asalkan ada handphone. Kasus seperti
ini sudah banyak sekali ditemukan di Indonesia.
Jadi, Perkembagan teknologi sekarang yang cukup mdern dapat mempengaruhi
dunia pendidikan di Indonesia. Maraknya HP sekarang juga sudah merusak akhlak
pelajar dinegeri kita rusak.
Menggunakan HP lebih baik tidak pada waktu belajar dan jauhilah anak yang suka melihat dan menggunakan HP dengan tidak seharusnya/semestinya.
Menggunakan HP lebih baik tidak pada waktu belajar dan jauhilah anak yang suka melihat dan menggunakan HP dengan tidak seharusnya/semestinya.
BABIII
PEMBAHASAN
HandPhone atau yang sering disingkat dengan sebutan HP tersebut
merupakan benda yang ekonomis dan dapat dibawa kemana – mana saja. Siapa sih
yang tidak mempunyai HP ? rata – rata semua pasti memilikinya.
HP. Semuanya pasti tergiur dengan benda satu itu. Benda yang sangat
canggih apalagi dimata pelajar tetapi tidak seberapa dengan kelemahannya salah
satunya dari segi manfaatnya hanya dibuat semena- mena untuk bergaya
saja, pemborosan sangat besar,dll . Disamping itu berbahaya digunakan
oleh pelajar berandal, kebanyakan pengguna tidak memperhatikan fungsi
sebenarnya HP. Mereka mempersalahgunakan HP tersebut dengan adanya video
senonoh di dalam hp mereka, memfungsikannya sebagai aksi tindak brutal atau
kejahatan,dll.
Di beberapa sekolah
di Indonesia khususnya untuk para sekolah menengah pertama (SMP) dan
sekolah menengah atas (SMA) . Penyitaan telepon genggam sudah peatinya marak
terjadi. Walau, para siswa dan siswi kurang serius dalam menanggapinya, mereka
dan termasuk penulis walau penulis jarang membawa hp namun sebagian besar menganggap
remeh atau hanya sekedar peraturan biasa saja. Dan selanjutnya kembali membawa
HP di hari – hari biasanya.
Kasus siswa kecurian HP, ketahuan bahwa ia membawa HP merupakan satu
kasus dari ratusan bahkan jutaan pelajar yang terungkap ke permukaan. Masih banyak
lagi kasus yang tidak terungkap tersembunyi nyaman karena ketidakpedulian
orangtua, guru, sekolah dan masyarakat terhadap perilaku negatif generasi muda.
Bayangkan, sekolah dengan tegas telah melarang siswa membawa HP ke sekolah
namun siswa tetap membawa HP dengan menggunakannya untuk yang tidak – tidak .
Bagaimana pula yang terjadi jika sekolah tidak melarang? Mungkin siswa menyita
jam pelajaran dengan bermain penuh dengan telepon genggamnya.
Oleh karena itu,
penulis telah meneliti dan mewawancarai beberapa siswa mengenai HP dalam
pendapat jujurnya. Berikut hasil penilitian penulis
Berdasarkan hasil penelitian penulis yang penulis lakukan dengan
mengambil sampel kepada anak kelas 6b di SDN 37 Ampenan sebanyak 20 orang
mayoritas menyatakan bahwa mereka cenderung menghabiskan banyak waktu
untuk menggunakan fasilitas – fasilitas yang terdapat didalam handphone
tersebut. Keberhasilan HP menggerogoti pikiran orang, tak disadari imperialisme
budaya pun merajalela. Kini HP adalah sakunya siswa-siswi. Hampir semua siswa
dan siswi mengantongi HP. Mereka merasa PD dengan HP dan seolah-olah menyatakan
dirinya “saya orang modern, saya orang teknologi”. Budaya tradisional semakin
jauh tertinggal oleh gaya hidup mewah.
Penulis melakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan
handphone terhadap perilaku anak SD melalui angket kuisioner yang disebar .
Didapati bahwa ada hubungan yang signifikan antara penggunaan HP oleh kalangan
anak SD terhadap perilaku negatif mereka. Berdasarkan hasil penelitian bahwa mayoritas
siswa cenderung menghabiskan waktu mereka untuk memainkan fasilitas game yang
tersedia didalam HP tersebut, atau dapat menghabiskan waktu berjam-jam untuk
mendengarkan MP3 atau menggunakan fasilitas yang lain yang tak jarang yang
dilakukan yaitu dengan menyendiri dan cenderung menjauh dari komunitas yang
ada.
Dari 20 orang yang saya wawancarai, 62 % menyatakan HP itu penting dan
sisanya menganggap HP itu kurang penting dalam urusan sekolah. Siswa pertama
menyebutkan, HP Itu perlu, karena kita tidak akan telat dijemput lagi, kita
bisa menhubungi orang tua di saat yang mepet, misalnya sewaktu ada rapat guru.
Sedangkan siswa yang ke-2 berpendapat, HP itu sebenarnya kurang penting untuk
kita para pelajar karena dapat menghabisi waktu kita dalam belajar, seperti
bermain game dan lupa waktu akan belajar. 98 % siswa menyatakan jenuh jika HP
tidak ada di genggaman tangan , karena salah satu dari hobi mereka yang
tersembunyi memanglah, memegang HP di setiap sela waktu yang ada. Namun ,
dengan mereka sering mengkontrol HP-nya sendiri bukan berarti membuat mereka
akan malas belajar, buktinya dari 20 orang yang saya wawancarai tadi ada
sekitar 83,3 % menyatakan mereka bisa mengontrol waktu untuk bermain dengan HP
nya dan waktu belajar. Sehingga , waktu belajar mereka tidak sia – sia dipakai
Cuma – Cuma hanya untuk bermain dengan HP. Dan 100 % siswa SD itu menyatakan
dengan benar – benar, mereka tidak pernah mengisi fitur galeri mereka dengan
adegan yang tidak senonoh. 78 % dari mereka gengsi jikalau mereka memiliki HP
jadul ( keluaran tahun lama ) , jelek , usang , namun masih dapat terpakai.
Belajar sambil mendengarkan MP3 pun , 20 dari mereka hanya 34,6 % yang
melakukannya dengan alas an “Belajar sambil dengerin music itu, menyenangkan.
Bisa bikin otak tambah fresh “ tutur
salah satu siswa kelas 6 itu.
Mereka menghabiskan pulsa mereka rata – rata 5000 / 2 hari. Hanya untuk
fitur call / sms /internet.Tanpa sadar dengan begitu
mereka sudah menerapkan hidup boros. Setelah melakukan wawancara dengan guru
yang bersangkutan ternyata di sana penyitaan HP kurang ketat karena memang anak
SD tidak sama dengan anak SMP, anak SD sangat jarang membawa HP ke sekolah
kalau tidak untuk yang penting. Kalau , ekstrakurikuler di luar sekolah, memang
tidak heran jikalau siswa siswi membawa HP, karena memang tidak ada
peraturannya.
BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berbagai dampak yang dapat ditimbulkan oleh telepon genggam atau
handphone tersebut. Baik itu dampak positif ataupun dampak negatifnya. Siswa
dan siswi dapat membatasi penggunaan HP itu dari kesadaran diri sendiri,
pengaruh teman , didikan orangtua dan juga guru-guru di sekolah. Asalkan siswa
dan siswi dapat membagi waktu untuk urusan belajar dan bermain dengan HP, itu
tak masalah. Jam belajar lancar dan diselingi dengan bermain HP, namun jangan
juga sampai siswa ketagihan memakai HP, itu perlu dibataskan dengan pengawasan
orang tua jika di rumah , dan para guru jika disekolah
Pemakaian HP dalam penurunan prestasi, itu tidak 100% benar. Tergantung
dari diri kita sendiri. Semua pelajar SD, SMP, SMA pasti pernah memakai HP,
namun pakai tapi tidak terlalu mengetahui fungsi yang sebenarnya percuma juga.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa pelajar memakai HP boleh – boleh saja, namun
tidak boleh sampai ketagihan dan lupa waktu akan belajar. Jika sudah sampai
titik ketagihan, itulah yang membuat kita lambat laun malas belajar, menengok
sebentar ke telepon genggam kita dan mengutak-atiknya akhirnya
kita menjadi malas belajar, dan menimbulkan penurunan prestasi di kelas.
B. Saran
A.Dukungan orang
tua
Memang menjadi dilema bagi orangtua untuk tidak membelikan HP pada
anaknya. Jika harus membeli HP seharusnya orang tua harus mampu memproteksi
permata hatinya dari pengaruh negatif dari HP. Secara berkala orang tua harus
memeriksa isi HP putra-putrinya. Bagi sekolah yang tidak melarang siswanya
membawa HP harus secara berkala melakukan razia terhadap penggunaan HP agar
siswa terjamin bebas dari pengaruh destruktif HP.
Bagi orangtua, ada
beberapa isyarat untuk mencurigai perilaku anaknya yang telah menyimpan file
gambar atau video tidak senonoh. Adapun perilaku tersebut;
–
Anak tidak meletakkan HP sembarangan di rumah
–
Orang lain tidak dibenarkan untuk membuka HP-nya termasuk orangtuanya.
–
Anak selalu menyendiri dan asyik dengan HP-nya
Jika anak/siswa
telah menunjukkan perilaku di atas, sebaiknya orang tua harus dengan paksa
memeriksa isi HP anaknya sebagai upaya preventif agar anak terbebas dari
pengaruh negatif HP. Berdasarkan paparan di atas, sangatlah wajar jika beberapa
sekolah mengambil kebijakan melarang siswanya membawa HP ke sekolah sebagai
upaya preventif dan kepedulian terhadap masa depan siswanya.
Motivasi memegang peranan penting bagi siswa di dalam meraih prestasi.
Siswa dengan motivasi yang tinggi walau kemampuannya biasa saja akan meraih
prestasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa dengan kemampuan baik
tetapi tanpa motivasi.
Lingkungan pergaulan juga menjadi salah satu faktor penting di dalam
menciptakan prestasi belajar siswa. Saat anak Anda bergaul di lingkungan
anak-anak yang mau dan senang belajar, anak Anda akan terpengaruh secara
positif untuk melakukan hal yang sama. Lain halnya jika anak Anda bergaul
dengan anak-anak yang senang menghabiskan waktu dengan bermain, maka anak Anda
juga akan mudah terpengaruh untuk melakukan hal yang sama.
D.Ketersediaan
berbagai teknologi.
Ada anak yang sebelumnya berprestasi dan seiring berjalannya waktu,
prestasi si anak terus menurun. Setelah diselidiki secara mendalam, ternyata
penurunan mulai terjadi saat orang tua membelikan Blackberry(BB) untuk si anak. Waktu belajar yang
seyogyanya diisi dengan belajar dihabiskan oleh anak tersebut dengan
sibuk ber-BB ria. Perkembangan teknologi sering ikut
menghancurkan prestasi yang telah diraih siswa saat digunakan secara tidak
tepat.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim.
(2008). Pengaruh HP terhadap Siswa. Sumber Internet.
Rahmi Ariyanti
Agustin SMP. (2008) Pengaruh HP.Sumber
Internet.
Wikipedia
Encyclopedia. (2006). Telepon genggam.Sumber
Internet
Zainudin Ikhwan.
(2007) . Sejarah HP dan dampaknya bagi pelajar. Jakarta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar